Dara Meratap

bulan layu pucat
merangka malam dan kesunyian
jauh di sudut subuh
dara meratap

aku hanya bisa mendengar
ratap dara di kesendirian

kedinginan hati
bintang kecil mengusap pipi

dara masih jua meratap
ingin merobek-sobek
ketentuan cinta-samar

Puisi: Dara Meratap
Puisi: Dara Meratap
Karya: Fridolin Ukur

Catatan:
  • Fridolin Ukur lahir di Tamiang Layang, Kalimantan Tengah, pada tanggal 5 April 1930.
  • Fridolin Ukur meninggal di Jakarta, pada tanggal 26 Juni 2003 (pada umur 73 tahun).
Baca juga: Puisi tentang Keheningan Malam

Post A Comment:

0 comments: