Desa

Satu tak pernah kutahu
apa tersimpan padanya
satu tak pernah kukenal
apa tersimpan di air mata
Merumpun di tengah datar luas
menerima segala
memberi segala
sepucuk seruling
sehelai daun
Sangat indah –
mengalun berlonjakan
melepas sampai ke kali
menghilang di bukit lain

Satu hari seorang nenek pulang
menghilang dalam rumpun
dan seorang anak menjerit
nenek pulang, nenek pulang
Seorang ayah melambaikan tangan
apa kaubawa pulang
– bunga api bunga alam
bunga umur bunga mati
Ramai sejenak, indah menderai
lalu seorang gadis menjerit
jangan tinggalkan kami
jangan tinggalkan kami

Dan hilang segala itu
tinggal hijau rumpun
hijau awan
hitam langit
Di pintu desa sehelai kain putih
lalu terdengar nyanyi mati
melarut jauh
menghilang dalam tangis
— kalau umur sudah sampai
ke mana kan dicari
kalau umur sudah saatnya
seribu jalan tak berarti

Ku berpaku di hadapan diri
ingin menemukan hatinya
menjumpakan hakekat
ingin mengungkap rahasia
Tapi seorang nenek berkata
– kami berpangku di bumi
lahir dan akan mati padanya
Kami bermukim di alam
bermukim di hati Tuhan
berpinta mati di ladang

Dan ia menunjuk
jauh ke tengah ladang
di mana matahari mencekam
hati masih melekat tanah
– mereka ada rahasia sendiri
disimpan selama umurnya
melekat di getar tanah
menempel di di dahan kemuning

Ku mau mencintai nenek
tak pernah kutemukan
memiliki cinta tanah
dan menyimpan rahasia begitu
Ialah berkubur di hati ladang
betapapun tanah liat
telah mengisap umurnya
tanah batu telah menjepit
Ku mau menyampaikan
– di desa ada cinta menyala
sekeras tanah liat
sejauh luas ladang

– Yang wajar ini lanjut
ambillah seruling
jangan yang lain
cinta kami telah tua
Tak bisa menyelesaikan
soal jawab masa depan
tanah liat tanah kami
sudah padat sudah kering
Salamku padamu
beritakan rahasia ini
kembalilah, bawa cinta
cinta kuat cinta lautan

Puisi: Desa
Puisi: Desa
Karya: Kirdjomuljo

Catatan:
  • Edjaan Tempo Doeloe: Kirdjomuljo
  • Ejaan yang Disempurnakan: Kirjomulyo
  • Kirdjomuljo lahir pada tanggal 1 Januari 1930 di Yogyakarta.
  • Kirdjomuljo meninggal dunia pada tanggal 19 Januari 2000 di Yogyakarta.
Baca juga: Puisi Pendek tentang Cinta

Post A Comment:

0 comments: