Puisi: Guernica (Karya Beni R. Budiman)

Guernica *

Runtuhan puing itu selalu bercerita di matamu
Jaga bercak hitam sisa kobaran api yang geram
Bertahun air mata pun tak kuasa memupus jejak
Dan hujan malah membekukan luka yang menggerak

Dan bekas sayatan pisau di lengan seperti potret
Perang saudara di tenggara. Dan nikotin di kukumu
Yang coklat menyiratkan gumpal asap yang mengerat
Dari tanganmu dunia mendendangkan pesona keranda

Dan lengking nyanyianmu mengingatkan pada ringkik
Kuda yang tertembak. Jerit huru-hara di pusat kota
Lalu teriakanmu ibarat bunyi serak gerobak ditabrak
Irama dari hari-hari yang terus mematri rasa nyeri

Dan wajahmu menggambarkan warna desa yang merana
Menuliskan rintihan lapar yang tak putus menampar
Semua melangkah tanpa penunjuk jalan pada alismu
Di bibir merahmu gelisah itu redam dan bunuh diri

1998-1998


* Diambil dari judul lukisan Pablo Picasso
Puisi: Guernica
Puisi: Guernica
Karya: Beni R. Budiman

Catatan:
  • Beni R. Budiman lahir di desa Dawuan, Kadipaten, Majalengka, pada tanggal 10 September 1965.
  • Beni R. Budiman meninggal dunia di Bandung pada tanggal 3 Desember 2002.

Baca juga: Puisi tentang Ibu untuk Anak SD

0 Response to "Puisi: Guernica (Karya Beni R. Budiman)"

Posting Komentar