Melati

Hai Kembang,
Biji-bijian yang suci putih,
Mengapa engkau sembunyi di situ,
Oleh daunan kau diliputi,
Mengapa tunduk di balik batu?

Takutkah engkau trang matahari?
Malukah engkau memandang siang?
Mengapa sunyi engkau cahari,
Mengapa hidup di pintu liang?

Bukan itu tempat Kembang,
Bukan pondok tempat permaisuri!
Hanya istana tempat setimbang,
Putri Melati di taman sari!

Di sini hidup menuju mati,
di sini hormat jangan dimimpi,
di sini kuning mengganti putih,
di sini duka meluka hati.

Oh, Tuan,

Tempat ini tidak kucari,
Bukan olehku tempat dipilih,
Melainkan Tuhan sudah gemari,
Saya berkembang di tempat geli!

Hatiku sungguh riang senang,
Dalam tempat yang Ia berikan,
Di sini saya pancarkan trang,
Seperti Ia sudah tentukan! .....

Puisi: Melati
Puisi: Melati
Karya: J. E. Tatengkeng

Catatan:
  • J. E. Tatengkeng (Jan Engelbert Tatengkeng) adalah salah satu penyair Angkatan Pujangga Baru. Nama panggilan sehari-harinya adalah Om Jan.
  • J. E. Tatengkeng lahir di Kolongan, Sangihe, Sulawesi Utara, 19 Oktober 1907.
  • J. E. Tatengkeng meninggal dunia di Makassar, 6 Maret 1968 (pada umur 60 tahun).

Baca juga: Puisi Anak SD tentang Guru

Post A Comment:

0 comments: