Lilinku Lilinmu

jangan biarkan lilin itu padam, sayang
hanya padanya kita menyimpan harapan
sekalipun hanya lilin milik kita kini
ia masih memiliki seberkas cahaya

jangan biarkan gelap menembus dinding rumah
sekalipun malam tiba tak harus kita berdiam diri
namun kita butuhkan walau sedikit cahya
jangan sampai takluk pada rayuan putus asa

gunakan mata hati memandang ke dalam diri
ada cahya yang tiarap di kerak nurani
bangunkan cahya kecil itu menatap alam luar
untuk hidmat bersujud di depan Sang Maha Cahya

tak ada rasa ragu sedikit pun mengayunkan langkah
di siang hari atau pun di malam gelap gulita
semasih lilin tetap menemani kita

terus nyalakan lilin itu
di hatimu di hatiku

Jakarta, 23 Maret 2010
Puisi: Lilinku Lilinmu
Puisi: Lilinku Lilinmu
Karya: Aspar Paturusi

Catatan:
  • Nama asli Aspar Paturusi adalah Andi Sopyan Paturusi.
  • Aspar Paturusi lahir pada tanggal 10 April 1943 di Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Baca juga: Puisi tentang Malu

Post A Comment:

0 comments: