Puisi: Der Prozess (Karya Goenawan Mohamad)

Der Prozess

Dengan puntung obat nyamuk
ia tuliskan "Hu" pada pintu
Lalu matahari masuk
dan ia membeku

Dan kantor polisi itu sepi
oleh bau orang mati
Dan kertas-kertas sibuk, meski cuma berdiri:
"Tuliskan lagi, tuliskan lagi"

Namanya Sakerah. Umur 35.
Ia tidak mati disiksa. Lihat tandanya.
Bahkan kami sendiri lupa
ada orang dalam sel ke-3.

1976
Puisi Der Prozess
Puisi: Der Prozess
Karya: Goenawan Mohamad

Baca Juga: Nyanyian Kemerdekaan Ahmadun

0 Response to "Puisi: Der Prozess (Karya Goenawan Mohamad)"

Posting Komentar

close