Puisi: Seorang Lelaki yang Tidak Tidur (Karya Kurniawan Junaedhie)

Seorang Lelaki yang Tidak Tidur
(Cerita untuk Ahita)

Sudah lama dia tidak tidur. Matanya terbeliak tapi pikirannya melancong ke negeri jauh di antara kemerlip bintang. Ia merasa dirinya seperti kepompong. Tapi kenapa hidup begitu bengis? Ia kawini seorang perempuan cantik tetapi dia malah serong dengan lelaki lain.  Ia sayangi anak satu-satunya tapi anaknya malah memacu motornya dengan kencang di jalanan sampai sebuah truk menghentikannya. Dunia pun jungkir balik di kepala. Membuat matanya terus terbeliak sampai sekarang. Dia diam dan tidak bisa tidur. Tapi pikirannya melancong ke negeri jauh. Ke sebuah dusun yang tenang, di antara kemerlip bintang. Di mana keluarganya tinggal, dalam kenangan. Sambil tetap membuka matanya, ia pun mulai mereka-reka untuk berkumpul di sana. Tapi dengan apa? Menenggak racun tikus? Minum obat di luar dosis? Atau menyelipkan moncong pistol ke dalam mulutnya sampai nafasnya mendesis? Sampai sekarang ia tetap mereka-mereka dengan 1000 cara sambil terus membuka matanya. Untuk sekian lamanya.

2009

Puisi Seorang Lelaki yang Tidak Tidur
Puisi: Seorang Lelaki yang Tidak Tidur
Karya: Kurniawan Junaedhie
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar