Sajak Lagu Ibu

Angin kencang datang tak terduga.
Angin kencang mengandung pedas merica.
Bagai kawanan lembu langit tanpa perempuan.
Kawanan arus sedih dalam pusaran.

Ditumbukinya padas dan batu-batuan.
Tahu kefanaan, ia pergi tanpa ketinggalan.
Angin kencang adalah birahi, sepi dan malapetaka.
Betapa kencang serupa putraku yang jauh tak terduga.

Puisi Sajak Lagu Ibu
Puisi: Sajak Lagu Ibu
Karya: W.S. Rendra

Post A Comment:

0 comments: