Sepenuhnya, tidak setengah-setengah.

Puisi: Sihir Hujan (Karya Sapardi Djoko Damono)

|
Sihir Hujan


Hujan mengenal baik pohon, jalan, dan selokan
- suaranya bisa dibeda-bedakan;
kau akan mendengarnya meski sudah kaututup pintu dan jendela.
Meskipun sudah kau matikan lampu.
Hujan, yang tahu benar membeda-bedakan, telah jatuh di pohon, jalan, dan selokan
- menyihirmu agar sama sekali tak sempat mengaduh waktu menangkap wahyu yang harus kau rahasiakan.


1982


Puisi Sapardi Djoko Damono
Puisi: Sihir Hujan
Karya: Sapardi Djoko Damono

Bacaan Menarik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar