Suara Malam

Dunia badai dan topan
Manusia mengingatkan, "Kebakaran di Hutan"
Jadi ke mana
Untuk damai dan reda?
Mati.

Barang kali ini diam kaku saja
Dengan ketenangan selama bersatu
Mengatasi suka dan duka
Kekebalan terhadap debu dan nafsu.

Berbaring tak sedar
Seperti kapal pecah di dasar lautan
Jemu dipukul ombak besar.
Atau ini.
Peleburan dalam Tiada


Dan sekali akan menghadap cahaya.

==========
Ya Allah! Badanku terbakar - segala samar.
Aku sudah melewati batas.
Kembali? Pintu tertutup dengan keras.

Februari, 1943
Puisi: Suara Malam
Puisi: Suara Malam
Karya: Chairil Anwar

Baca Juga: Pariwisata Indonesia
Loading...

Post A Comment:

0 comments: