--> Puisi: Berjalan di Belakang Jenazah (Karya Sapardi Djoko Damono) | Sepenuhnya

Sepenuhnya, tidak setengah-setengah.

Puisi: Berjalan di Belakang Jenazah (Karya Sapardi Djoko Damono)

|
Berjalan Di Belakang Jenazah

Berjalan di belakang jenazah angin pun reda
jam mengerdip
tak terduga betapa lekas
siang menepi, melapangkan jalan dunia
di samping: pohon demi pohon menundukkan kepala
di atas: matahari kita, matahari itu juga
jam mengambang di antaranya
tak terduga begitu kosong waktu menghirupnya.
  
Puisi: Berjalan di Belakang Jenazah
Puisi: Berjalan di Belakang Jenazah
Karya: Sapardi Djoko Damono

Bacaan Menarik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar