Puisi: Lubang Kopi (Karya Joko Pinurbo)

Lubang Kopi

Jam tiga pagi Waktu Indonesia Bagian Kopi
lampu tidur di matanya menyala kembali.
Hujan tinggal bekas dan kopi sudah menjadi miras.

Ia sedang jatuh cinta pada kantuknya
ketika dilihatnya lubang besar di layar komputernya.
Lubang kopi yang hitam menganga.

Kata-kata berjatuhan ke dalam lubang
dan tak kembali. Dan kembali sebagai sunyi.

Dari dalam lubang muncul seekor kucing
bermata cerlang dan manis. Kucing biru yang dulu
hilang di balik hujan dan ia hampir menangis.

Kucing itu terbuat dari kata kangen yang keluar
dari kamus, lalu masuk ke lubang sunyi
jam tiga pagi Waktu Indonesia Bagian Kopi.

2016
Puisi: Lubang Kopi
Puisi: Lubang Kopi
Karya: Joko Pinurbo
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar