Puisi: Maut (Karya Sapardi Djoko Damono)

Maut

Maut dilahirkan waktu fajar
ia hidup dari mata air;
itu sebabnya ia tak pernah
mengungkapkan seluk-beluk karat
yang telah mengajarinya bertarung
melawan hidup; ia juga takkan mau 
menjawab teka-teki senja-kala
yang telah mengnahbiskannya
menjadi penjaga gerbang itu

Maut mencintai fajar
dan mata angin, dengan tulus.

1991
Puisi: Maut
Puisi: Maut
Karya: Sapardi Djoko Damono

Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar