Sepenuhnya, tidak setengah-setengah.

Puisi: Di Padang Pasir (Karya Remy Sylado)

|
Di Padang Pasir
(Nyanyian Hagar, dari adegan 22)

Di padang pasir
Seekor onta tegak jalannya
Kendati angin cabikkan kulitnya
Angin terbangkan debu ke matanya
Selalu kafilah paksakan jalannya.

Di padang pasir
Andaikan tuan sebatang kara
Kepada siapa harapan dijuang
Sedang nurani tak pernah dusta
Dan hati akhirnya ada letihnya.

Semua orang mesti alami cinta
Cinta duduki tiap bagian ruas hati
Siapa tidak pernah alami cinta
Tidak pernah pahami kata sengsara
Hanya dalam kata yang salah
Cinta dapat ubah jadi benci.
 
Dalam sendiri
Sebuah hati ibarat telur
Disimpan lama mendatangkan busuk
Kurang waspada menyebabkan pecah
Dan cinta menghadapi hari ruginya.

Puisi: Di Padang Pasir
Puisi: Di Padang Pasir
Karya: Remy Sylado

Bacaan Menarik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar