Sepenuhnya, tidak setengah-setengah.

Puisi: Teks tentang Keperkasaan (Karya Remy Sylado)

|
Teks tentang Keperkasaan


Apa hidup hanya mengulur maut
dalam ketawa yang dilapis topeng
menghitung malam
menghitung siang
Dan sang waktu tetap perkasa.

Apa cinta menyembunyikan mukjizat api
di balik nyala bukan bara
terbakar
hangus
Dan asap tetap perkasa.

Apa benci, gerbang menuju dasar laut
menyelam dengan nafas gairah
berandai
bermimpi
Dan cita-cita tetap perkasa

Apa pedang dapat menghentikan pikiran
menolak air mata dalam kecup rindu
tersisa di kesadaran
berhenti di keengganan
Dan nurani tetap perkasa.

Apa yang tersembunyi dalam kesadaran
tersesat di dalam kelana
mencari jalan keluar
bersenang di jalan buntu
Dan apa-apa yang tetap perkasa.

Apa Tuhan bukan Tuhan apa
Tuhan siapa bukan siapa Tuhan
langit runtuh apa
bumi tenggelam apa
Tetap perkasa.

"Puisi Remy Sylado"
Puisi: Teks tentang Keperkasaan
Karya: Remy Sylado

Bacaan Menarik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar