Puisi: Dialog Dekat Patung Hachiko (Karya Sitor Situmorang)

Dialog Dekat Patung Hachiko
(Patung peringatan anjing setia di depan stasiun Shibuya, Tokyo)

A
Jika datang lagi, datanglah bulan Oktober.
Jika warna matang
serta cinta pun datanglah!

B
Ada satu daerah
Jika musim
Semua sangat indah
Semua jadi merah.

A
Oktober adalah musim rontok
Warna dan rindu jadi jingga.

B
Jika Oktober, aku akan kembali.
Ya, pasti
Dan kamu akan menanti.
Berapa lama lagi?

A
Jika Oktober, jika kamu datang,
Jika Oktober, aku akan menanti,
Jika aku menanti -
Jika Oktober,
Aku menanti -
kalau semua jadi merah
dan hatiku telah membatu
seperti patung Hachiko!

"Puisi Sitor Situmorang"
Puisi: Dialog Dekat Patung Hachiko
Karya: Sitor Situmorang

Baca juga: Puisi Guru
Blogger
Disqus
Komentar

1 komentar

Sedikit banyaknya, puisi ini membicarakan tentang sejarah Patung Hachiko.

Dikisahkan, dahulu, ada seekor anjing yang sangat setia pada majikannya. Anjing tersebut selalu menunggu majikannya di Stasiun Shibuya.

Pada suatu waktu, majikannya meninggal dunia. Meskipun demikian, anjing tersebut tetap menunggu majikannya.

Anjing tersebut menunggu setiap hari, hingga kemudian, pada akhirnya, anjing itu mati di tengah dinginnya salju.

Kesetiaan anjing itu kemudian diabadikan dengan didirikannya Patung Hachiko.

Secara keseluruhan, Puisi Dialog Dekat Patung Hachiko menceritakan tentang Penantian dan Kesetiaan.

Balas