Catatan 1956
(untuk Frans)

Pasar malam terang, keriuhannya!
Balon aneka warna, lepas satu meluncur
ke langit
Manusia mencari, menjulurkan leher
berdesakan di atas tumit
Gelisah mimpi, hidup ibarat pelita
nyamuk pun enggan menyentuhnya.

Pagar rotan berpindah tangan, selendang leher
yang ketinggalan
Beberapa buku berjejer di papan, salah satu
ajarkan manusia
Bagaimana seharusnya ia hadapi mautnya
Keriuahan pasar di malam hari, tersesat hati
bagaimana temukan cinta kembali.

Perahu layar bergetar meriah, arah tujuan
belum pasti
Angin pun tak sabar, (di karang mana terdampar nanti)
Terbangun dari mimpi, – esok tak dapat dielakkan lagi –
kuseka air mata dari pipi

"Puisi Toeti Heraty"
Puisi: Catatan 1956
Karya: Toeti Heraty

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Baca juga: Kumpulan Puisi Bertema Jakarta

Post A Comment:

0 comments: