Kudengar Adzan
(Kepada Pembela Tanah Air)

Kudengar adzan di waktu subuh
Memuja Tuhan berharap lindungan,
Suaramu menyebar benih yakinku tumbuh
Kali ini, engkaulah pembawa gemilang zaman.

Dalam badanku lemas dinginku sekujur,
Mengalir lagi darah cair memanas,
Dalam dada terasa bergetar cita berbaur:
Kali ini, engkaulah tempat harap menjelas.

Kudengar nyaring terompet berseru-seru
Memanggil dikau ke tempat wajib menanti
Bersaf-saf kau tegak bertujuan satu:
Kali ini, engkaulah pencapai menang yang pasti.

Bagaimana aku takkan percaya jua,
Rasamu kurasa, deritamu telah kuselami,
Tahu sudah hidup atau mati mesti berguna:
Kali ini kurasa, kita penuh gandrung di hati!


Dari: Kesusastraan Indonesia di Masa Jepang (Balai Pustaka, 1975)
"Puisi: Kudengar Adzan"
Puisi: Kudengar Adzan
Karya: Usmar Ismail

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Baca juga: Trending Topik Google Hari ini

Post A Comment:

0 comments: