Puisi: Renungan Malam Oleh: Arief Munandar
Renungan Malam

Teringat dengan senyuman
yang pernah terang membius kenangan.
Di saat waktu berhenti
dan mimpi mengurung niat.

Karena darimu aku mengerti
terangku redup di sini.
Dan darimu aku mengerti
perangku usai di sini.

Melihat wajahnya,
hanya tubuh kosong, sudah tidak bernyawa.
Satu-satunya tempat sembunyi sekarang
adalah di balik namamu.

16 Maret 2017
"Puisi: Renungan Malam"
Puisi: Renungan Malam
Oleh: Arief Munandar

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post A Comment:

0 comments: