Sajak

Sungguh!
Adalah kata-kata sekarat
Pengelap sisa-sisa kotoran
Di atas meja

Perutku merasa jadi sangat melilit
Barangkali para cacing yang bermukim di
Usus laparku asyik berpesta-pora
Karena cacing pun berwenang melagukan kata demi kata
Tentang perut, tentang bumi, tentang langit, tentang cuaca
Seperti engkau, akupun senang sekali mendengarkan sabda
Para nabi. Seperti engkau, akupun setiap hari selalu mandi
Sungguh, sajak ini kutulis di malam bening, sebening air danau,
Engkau paham?
Barangkali engkaupun lantas manggut-manggut tersenyum
Sambil menguap lalu pergi.

Lanjiladang-Bantarbolang, 1985
"Puisi Widjati"
Puisi: Sajak
Karya: Widjati

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Baca juga: Kumpulan Puisi Singkat untuk Gebetan
Loading...

Post A Comment:

0 comments: