Di Suatu Sudut Cilegon

Siapakah yang menebar wangi rambutmu
angin dingin di daun-daun luruh atau kaki-kaki hujan yang tak henti berlari?
harum itu bagaikan impian kemarin
ketika tanganmu lekat menggenggam
ladang hijau dan gelagah berdansa menidurkan kita dalam lagu angin
dalam debar dada paling putih

Siapakah yang menebar wangi rambutmu
ketika malam membuka pintunya
berbaris impian datang silih berganti
menawarkan kilauan cahaya dari tiap sudut kotamu
(yang mesti kususuri dalam helaan nafas
dalam himpitan luka)

Siapakah yang menebar wangi rambutmu
ketika sekali di sini, di bawah gerbang gerimis
aku mencari sampai pagi

Puisi: Di Suatu Sudut Cilegon
Puisi: Di Suatu Sudut Cilegon
Karya: Doel CP Allisah

Baca juga: Kumpulan Artikel tentang Perumahan di Indonesia
Loading...

Post A Comment:

0 comments: