Lagu Teror

Engkau bagai angin menyusupi segala ruang
menggigilkan ladang yang ditinggal sunyi
menggigilkan tubuh, perempuan-perempuan yang tak
tidur dalam dekap gemetar tangan bayi
engkau tidak saja mengisi relung nafas dada-dada
tua
tapi adalah teror dinihari yang merayapi
negeri darah ”tanoh atjeh”
yang menorehkan luka menganga bagi generasi datang
turun-temurun, menjadi kado hitam bagi catatan sejarah

Engkau bagai angin yang menyusupi segala ruang
tak memberi kami pilihan ataupun harapan
selain sambungan nafas bagi ketakutan
dan anak-anak merekamnya dalam jiwa
sebagai dendam pagi hari

Wahai, tanah ini telah separuh terisi jiwa-jiwa
yang melayang bagi kemerdekaan semu
bagi kebebasan yang kusut masai
entah siapa, diam-diam berlindung di balik bayangan
dalam aroma kematian.

Puisi: Lagu Teror
Puisi: Lagu Teror
Karya: Doel CP Allisah

Baca juga: Kumpulan Puisi Chairil Anwar Yang Paling
Loading...

Post A Comment:

0 comments: