Memoria Malam

Kau menulis langit, tahukah kau di mana langit itu, oase-oase kegelapan
yang selalu membuat kita kangen dan terharu, hadir dalam setiap tidur,
dan kita seperti terjaga menulis teks-teks yang tak pernah terbaca
matahari tidak terbit di ruang ini, selain bayang-bayang cahaya.

Ini perjalanan aneh, dan kau harus mencatat setiap bayangan
yang berkelebat, bagai melukis kembali mimpi kanak-kanak
aku ingin sendiri, katamu, jalanan ini tidak harus dilalui 
dengan
perasaan bersalah. Kita bebas memilih

Tetapi adakah yang lebih menetramkan selain sebuah rumah
dan beranda tempat bersenda gurau.

Sawangan, 16 Juli 2002
Puisi Mustafa Ismail
PuisiMemoria Malam
Karya: Mustafa Ismail
Loading...

Post A Comment:

0 comments: