Menengok Tahun

Sedang apakah kau kini di situ, saat tahun berganti
kita meninggalkan almanak dengan sejumlah hal:
kenangan,
air mata, dan sebuah rumah
saat-saat kita menulis hari sehidup semati

Sedang apakah kau di situ, saat terompet dibunyikan
irama mercon itu adalah peringatan bahwa usia
makin menua
adakah kau sedang hening: memikirkan perjalanan
yang jauh
tubuh rapuh dan kelelahan

Atau kau sedang terpana: menatap pagi turun ke tahun
yang lain
waktu telah usang dan segera harus kita tanggalkan
sambil bertanya: apa yang telah kita buatkan?

Jakarta
1 Januari 1998
Puisi Mustafa Ismail
Puisi: Menengok Tahun
Karya: Mustafa Ismail

Baca juga: Kumpulan Puisi dari K.H. A. Mustofa Bisri
Loading...

Post A Comment:

0 comments: