Bala

Kemana
pergi - tak bisa sembunyi apalagi
lari. Hidup ditakdirkan bersama
bala. Sampaikan saja cinta melalui doa
rateb di atas awan - bertahlil menyentuh langit
keilahian agar sempurna kisah menuju surga.

Kemana
pergi-tak bisa sembunyi apalagi menolak
bala. Ikhlaskan saja tubuh - rubuh - terkubur tanah
dan beton dipermainkan gelombang tanpa kafan menemui Tuhan.

(Kita hanya debu di telunjuk Ilahi).

Banda Aceh, 2016
Puisi: Bala
Puisi: Bala
Karya: Sulaiman Juned

Baca juga: Kumpulan Puisi Mama Tersayang

Post A Comment:

0 comments: