Catatan Cikini (1)
(- kepada kawan yang berdemontrasi)

Jalan ini miliki kita sayang, marilah kita tanam
bunga-bunga. Biarkan aku lewat
sambil menghirup wangi bunga itu dan mengingatmu
sebagai pahlawan.


Catatan Cikini (2)
(- kepada kawan yang pulang demontrasi sore itu)

Marilah kita simpan bau mulut yang tak sedap
dan suara-suara yang memutus tali persaudaraan
hidup kita tak bisa sendiri - ini hanya menunda mati
jangan biarkan Tuhan menangis menyaksikan kekalahanmu
menterjemahkan perjuangan.

Jalanan ini bukan tempat senda gurau, bukan pula
tempat menumpahkan kekesalan
aku junjung suaramu yang merdu, membelah langit nan kaku
tetapi jangan perlihatkan padaku sifat kanak-kanak
apalagi niat menjadi pahlawan

Pulanglah, kawan, dengan langkah paling mawar
pulang tanpa mencipta pertengkaran.

Cikini, Jakarta
12 Mei 2000
Puisi Mustafa Ismail
Puisi: Catatan Cikini
Karya: Mustafa Ismail

Baca juga: Kumpulan Puisi Bebas karya Chairil Anwar
Loading...

Post A Comment:

0 comments: