Jejak

Ya, aku telah melewati jalan ini. Berbimbang simpang, arah yang pecah bahkan wanita-wanita dengan senyum menggoda. Mungkin sudah kaubaca warna jejakku. Atau malam-malam hitam itu menyimpannya di lorong paling liar. Menjelma nyanyian di bibir getir pengemis kurus dan tua: di sini aku pernah meninggalkannya. Adakah nanti sekisar waktu, atau kurun menyapamu singgah. Untuk mengeja bekas luka-lukaku.

Ya, aku telah melewati jalan ini. Mengikuti kesah yang tertanam dari debar. Rabu-rabu rindu. Juga berindang takut-cemas tumbuh di berbagai subuh. Berderai di mata hiba kekanak jalan yang tak pulang. Kulihat diri baur di sana dan bertanya-tanya: akukah yang mencarimu, atau sekedar jejak yang tak tampak?

Payakumbuh, 2009
Puisi: Jejak
Puisi: Jejak
Karya: Iyut Fitra

Baca juga: Kumpulan Puisi Judul Ibu
Loading...

Post A Comment:

0 comments: