Kreneng
(: Umbu)

Malam tak jadi mabuk. Hanya pekik rock and roll dan gadis bergaun samar sebelum esok penumpang pulang. Di kreneng singgahlah meski dua tiga larik percakapan. Tentang kuda sumba, kumbasari atau parewa yang terus mengunyah arah. Selebihnya mungkin soto sapi, segelas teh, menghangatkan malam jadi panjang.

“Berulangkali Oktober atau di bulan-bulan lain kita selalu gagal bertemu. Bisakah kuminta sajak tentang usia?”

Malam memang tak jadi mabuk. Kita menulis lambai di bangku tua itu. Sebuah perpisahan yang tergesa. Di kreneng ada janji Oktober tahun ini.

Mei, 2011
Puisi: Kreneng
Puisi: Kreneng
Karya: Iyut Fitra

Baca juga: Kumpulan Puisi Ibu

Post A Comment:

0 comments: