Lagu Bulan

Senja hampir selesai
begini jauh perjalanan. Aku
berangkat melukiskan hujan di halaman
berbaur sekerat rindu sepanjang rambut
meski harumnya tak sempat kunikmati.

Senja hampir selesai
begitu jauh perjalanan. Aku
berangkat memahat keraguan di gugur
daun. Angin mengisi keranda dengan mayat
tanpa kafan-mengeja luka dalam kamar cinta.

Senja hampir selesai
alangkah jauh perjalanan. Aku
habiskan malam di senyum-beku
waktu. Sekalung tasbih-secangkir
kesedihan berganyut di langit jiwa
sembunyikan getir
(sepi lebih mengerikan dari maut).

Puisi: Lagu Bulan
Puisi: Lagu Bulan
Karya: Sulaiman Juned

Baca juga: Kumpulan Puisi tentang Jakarta Kebanjiran

Post A Comment:

0 comments: