Lawe Bulan

Tak ada waktu menggantungkan hidup pada
impian. Aku saksikan sungai-sungai masih mengalirkan
dendam Si Pihir
Beru Dihe pun tersungkur
karena cinta
terbelah
di jiwa.

Tak ada waktu menggantungkan hidup pada
impian. Aku lawan segala getir-keluar dari
kubangan
duka
lara.

Tak ada waktu menggantungkan hidup pada
impian. Aku naiki kendaraan siang melalui matahari - malam
lewat bulan menuju kasih sayang. Ukir
masa depan di jejak masa silam - terbang
menuju Tuhan dengan
sayap
kerinduan.

Kutacane, 2016
Puisi: Lawe Bulan
Puisi: Lawe Bulan
Karya: Sulaiman Juned

Baca juga: Kumpulan Puisi Untuk Mama

Post A Comment:

0 comments: