Negeri Bulan

Seperti rentak tari di sunyi pagi
berkabut. Tanah Yogya bergetar
memendam pilu di dada pengembara. Aku
mencium mawar-durinya mengurung ruang
kepala. Menyaksikan Bantul-Sleman-Klaten tinggal
puing. Orang-orang berkelahi pikiran di kelap-kelip
waktu pada wajah penderitaan. Aku
hanya mampu melukis luka di langit
ungu Yogyakarta bawa pulang ke kamar cinta
(biarkan sebentar semedi menyucikan kalbu).

Yogyakarta, 2007
Puisi: Negeri Bulan
PuisiNegeri Bulan
Karya: Sulaiman Juned
Loading...

Post A Comment:

0 comments: