Nirmana

Tarikan segurat warna dari dadamu
pindah ke cerah tengah siang
saat segala sarwa termangu
mendengar doa mama membasuh bumi
dengan darah pertama dan tangis

Jika hari nanti berada di ujung tahun
ingatlah lukisan terindah
sebagai persembahan berlambang kerelaan
menerima paduan nirmana dalam bingkai
kamar cinta
kelak kau harus kabarkan pada saudaramu
langit siang dan langit malam adalah
kanvas tempat rasa bercanda mesra.

Geraikan sepuluh jarimu
mengusap kasih anak-anak berbunda nebula
dengan cinta dalam orbit jiwa.

Banda Aceh, 1994
Puisi: Nirmana
Puisi: Nirmana
Karya: M. Nurgani Asyik

Baca juga: Kumpulan Puisi Buat Bunda Tersayang

Post A Comment:

0 comments: