Nyeri

Nyeri itu masih ada
di sini
ketika sepatu mengkilat langkahi kaki kecilnya

Dia berkata:
apa yang kau banggakan
di sini
kau tak lebih dari kecoa busuk
dendam.


Catatan:
Puisi ini adalah lanjutan dari Puisi Balada Sandal Jepit
Puisi: Nyeri
Puisi: Nyeri
Karya: Mustiar AR

Baca juga: Kumpulan Judul Puisi karya D. Zawawi Imron
Loading...

Post A Comment:

0 comments: