Puisi: Pada Batas Tipis Karya: M. Nurgani Asyik
Pada Batas Tipis

Menembus batas tipis dengan tikar kecil dan doa
Menyaksikan lidah-lidah terbelunggu, tak bisa
nyanyikan syahadat kau dan aku

Ada dua batasan terjarakkan. Di atasnya
pemandangan fragmen teateral. Keterburu-buruan
menuju ke ujung pemangsaan

O Tuhan
Aku tidak mengenali mana gagak atau ababil
Suatu hal yang sama adalah kehadiran dan pemusnahan
Ketika orang-orang sedang meratapi ketertindasannya,
segerombolan gagak tidak mengerling sepicing pun
Begitu menyekat antara aku dan kenyataan
Tetap saja rahasia membelantara

Padamulah semua berkiblat
diafragma kefanaan dan shaiat
Mencari keteduhan dari terik kejalangan

Adalah suspensi suatu perlakonan
Dalam tonil maha panjang
Meski ada perbedaan dari tiap-tiap zat Kau cipta.

Banda Aceh, 1995
Puisi: Pada Batas Tipis
Puisi: Pada Batas Tipis
Karya: M. Nurgani Asyik

Baca juga: Kumpulan Puisi Bunda dan Ayah Tersayang

Post A Comment:

0 comments: