Puisi: Syal Berwarna Hitam Karya: Iyut Fitra
Syal Berwarna Hitam

Di terminal hari menjadi senja, renggali
ketika kau antar aku pada kesepian. jam-jam luruh
waktu seolah mengibarkan permusuhan. "sesungguhnya,
aku tak ingin kauberangkat secepat ini. luka masih basah
angin yang gemetaran terasa berkesiur aneh!"

Bus malam itu pun melintas di kelok-tikungan
lereng bukit dan kebun kopi. di antara tatap mata kosong
dada siapakah yang runtuh. ketika saman dan didong masih mengiang

Kini aku di kota yang lain, renggali
melipat-lipat kabar. tentang kisah yang berulang
"bila kaukembali. kami sudah tak punya rumah lagi!" lirih siapakah itu
memagut jarak yang kita rentang. dan sehelai syal yang kauberi
airmataku tumpah di atasnya.

Puisi: Syal Berwarna Hitam
Puisi: Syal Berwarna Hitam
Karya: Iyut Fitra

Baca juga: Kumpulan Puisi Ibu karya Sastrawan Terkenal

Post A Comment:

0 comments: