Puisi: Di Tapal Batas, Lalu Engkau Karya: Abdul Hadi WM
Di Tapal Batas, Lalu Engkau

Di tapal batas, matahari melelehkan panas
Sosok tubuhmu melayang dalam gelap
Mengapa ditingkap senyap dan daunan jadi ranggas
Nafasmu luka dan tak lelap?

Pada tidur aku meraba diri. Mencari makna
Pelupuk. Sutra. Mawar. Nanap. Hampa
Dan tak tahu, kota terantuk pada hujan
Menghembus debu dan menghilang

Lindungkan kelambu ranjangmu. Pada sisa
Perempuan bergegas menyusuri malam penciptaan
Menari, menarik remuk, menarik bumi dan akan terbit
Bulan yang menggosokkan gading pada pimping. Langit
Memperlihatkan bintang susu, lalu sengit
Nafasmu yang luka membayangkan rupa.

1971
Puisi: Di Tapal Batas, Lalu Engkau
Puisi: Di Tapal Batas, Lalu Engkau
Karya: Abdul Hadi WM

Baca juga: Kumpulan Puisi Islami Untuk Orang Tersayang
Loading...

Post A Comment:

0 comments: