Gerimis

Gerimis. ia mencari kekasih di lembar-lembar masa lalu
di luar dendang masih terdengar. sesayup suara malam
tentang kota yang belum lelap. juga semasa orang-orang pernah singgah
masihkah mereka menyimpan mantel itu?

Dan mereka bertemu pada lembar-lembar waktu tak tentu
berbagi gambar, kisah, dan sempat juga alamat
lalu ia menuliskannya pada sajak-sajak tak bernama
gerimis. adakah ia menjadi beranda rindu?

Payakumbuh, September 2012
Puisi: Gerimis
Puisi: Gerimis
Karya: Iyut Fitra

Baca juga: Kumpulan Puisi Ibu

Post A Comment:

0 comments: