Pengembara

Tuhan,
bawalah jiwaku dalam sungai-Mu
hanyut dalam arus tenang dan bergelombang
singgahkan aku pada tebing-tebing rerumputan
agar aku bisa rebahkan letihku dalam embun maaf-Mu

Mata air yang berdarah
beningkan dalam cawan kemuliaan
aku ingin reguk kenikmatan dari cawan yang memabukkan
bertemu makna kesucian

Tuhan,
bawalah aku dalam kendaraan-Mu
melintasi lintasan persimpangan dan
singgah di rumah-rumah keteduhan
agar aku lebih lama bersimpuh dan istirah
di alam ketenangan.

Tuhan,
aku teruskan pengembaraan
ke tengah-tengah rimbun Ridha-Mu.

Aceh, 1994
Puisi: Pengembara
Puisi: Pengembara
Karya: AA Manggeng

Baca juga: Kumpulan Puisi Islami
Loading...

Post A Comment:

0 comments: