Ramadhan

Aku
serahkan jiwa dan pikir
dalam rengkuhan-Mu. Aku
balut Ramadhan ini kali lewat
silaturrahim sambil memalamkan
pagi.

Aku
jalani hidup dan mati tak bertepi
agar berarti. Tanpa keluh apalagi
kesah walau senja mengintai
ubun-ubun.

(Aku nikmati sakit-senang-getir-bahagia dengan rindu)

Padang Panjang, 7 Agustus 2011
Puisi: Ramadhan
Puisi: Ramadhan
Karya: Sulaiman Juned

Baca juga: Kumpulan Puisi Bunda Menyedihkan

Post A Comment:

0 comments: