Ahed Tamimi

Ketika saudaramu diberondong
moncong bazoka seorang tentara Israel bermata batu
ketika jalur Gaza laki-laki lalu-lalang
Yahudi melulu dengan sepatu dan peluru
ketika tank-tank panser memburu
perempuan dan anak-anak lugu
ketika itulah kata-kata menjelma senjata
ketika itulah kepalan tangan seorang gadis kecil
seketika gagah perkasa memukul laras dan muka serdadu
seketika kau aku bisa memberi harga
mana yang lebih manusia
mana yang lebih binatang melata
mana yang bermata buaya
mana yang bermata singa
Ahed Tamimi...
engkau menjelma cermin
kepada manusia untuk kembali
kepada cinta.

Yogyakarta, 14 juli 2014
Puisi: Ahed Tamimi
Puisi: Ahed Tamimi
Karya: Abdul Wachid B. S.

Baca juga: Kumpulan Puisi Ibu Renungan

Post A Comment:

0 comments: