Aku Mencintaimu Sampai Senja

tetapi yang aku rasakan matahari berjalan mundur 
ke arah timur seperti usiamu yang mengulur umur 
menyinari wajahmu  
kebeningan embun    

tempat aku berkaca 
mengenali wajahku siapa 
wajahmu akan selalu di hadapan yang 
cahayanya memerdekakan aku dari rupa dunia   

siapapun engkau 
bagaimanapun perubahan engkau 
di taman mana pun dunia ataukah surga 
aku adalah pelayanmu penuh suka cita   

makilah aku dengan cemburu
kutuklah aku dengan rindu
sumpah serapah hanyalah bahasa
kasih sayang mendahului kemarahan hingga

aku merasakan matahari berjalan mundur
ke arah timur menyinari wajahmu
kembalilah aku kepada pelukan kecupan cahaya
di taman mana pun dunia ataukah surga

Yogyakarta, 5 Juni 2016
Puisi: Aku Mencintaimu Sampai Senja
Puisi: Aku Mencintaimu Sampai Senja
Karya: Abdul Wachid B. S.

Baca juga: Kumpulan Puisi Cinta

Post A Comment:

0 comments: