Puisi: Kenangan (Karya Iswadi Pratama)

Kenangan

Bertahun kau susun kaleng-kaleng itu
di ruang berjelaga dan lantai kelabu
ketika kecil aku sering mengambil penganan
yang kau susun di dalamnya setiap malam

sampai kini, kaleng-kaleng itu masih di sana
memberikan perasaan sedih dan gembira
tapi di dalamnya tinggal udara bau lembab karat
“kau sudah dewasa”, katamu suatu ketika

tapi kaleng-kaleng itu masih di situ
mengambil sebagian dari masa lalu
“tak boleh dibuang. ada hal-hal yang mesti disimpan
supaya kau tak seluruhnya hilang”

nyatanya bapak mati dan kita tak menyimpannya
“bapakmu terlalu pahit,”
tapi bukankah harus ada yang disimpan, seperti kaleng
seperti bapak atau penganan?

Mei, 2000
Puisi: Kenangan
Puisi: Kenangan
Karya: Iswadi Pratama

Baca juga: Daftar Kumpulan Lagu Baru Tove Lo
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar