Sepenuhnya, tidak setengah-setengah.

Puisi: Rindu Kepadamu

Rindu Kepadamu

rindu kepadamu; kemarau meranggaskan
tanah retak-retak yang
celahnya menengadahkan tangan
kepada langit kapan turun hujan

rindu kepadamu; seekor paus menggelepar
di pantai lepas dari kawanan yang
begitu berharap ombak mengembalikannya
kepada laut luas di mana ia mampu arungi gelombang

timbul-tenggelam cinta
memberikan tanda.

Yogyakarta 20 April 2013
Puisi: Rindu Kepadamu
Puisi: Rindu Kepadamu
Karya: Abdul Wachid B. S.

Baca juga: Kumpulan Puisi Cinta

Artikel Menarik Lainnya:

0 Comments:

Posting Komentar

close