Sajak 33

nabi menganjurkan
bertasbih bertahmid bertakbir
dalam bilangan 33: tetapi
pada jarak abad mengapa?

rasul tidak menerang rahasia
dalam bilangan 33: ada apa?
lalu kau aku ingat nama-nama
dalam bilangan 99

hanya milik Allah asma-ul husna
memohon menyebutnya
meninggalkan orang ramai di jalan simpang
kau aku menyebut nama-nama begitu sayang

hanya milik Allah asma-ul husna
memelihara nama-nama
pastikan terbuka gapura surga
Allah itu ganjil menyukai yang ganjil

angka-angka cumalah makhluk
selalu bertasbih memuji begitu tunduk
angka-angka mengharmoni diri
dengan nama-nama indah Allahu Rabbi

garis telapak tangan yang
kanan melukis angka 18 yang
kiri melukis angka 81
dan bila bertemu menjelma 99

asmaul husna hanyalah lambang
kesempurnaan
bukan lagi
sebagai jumlah bilangan

kalau begitu
mengapa cuma 99?
cahayamu mencipta
maha sempurna

Yogyakarta, 23 Juni 2016
Sajak 33
Puisi: Sajak 33
Karya: Abdul Wachid B. S.

Baca juga: Kumpulan Puisi Setia

Post A Comment:

0 comments: