Fraktal

Entah dari mana ikan ini berasal
Di pasir pantai Sanur, terbujur
Belulang kesepian, karang yang sempal

Kalau malam datang nanti
Akan ada selimut dari lumpur

Sekarang, ia milik cahaya kuning sore ini
Cahaya yang pernah membuat sisiknya berkilau
Cahaya yang ia tinggalkan menuju gelap kedalaman
Dan di sana ia menemukan laut
Laut yang tak terbayangkan oleh pantai
Tak terperikan oleh sisik yang mengelupas dan daging terlepas
Abai dari kebahagiaan teman-teman pengagum permukaan
Belulang yang putih semata
Putih yang tanpa cela

Tetapi milik siapakah ia?
Pantai, malam, lumpur, atau samudra?

Sanur
22 Januari 2015
Puisi: Fraktal
Puisi: Fraktal
Karya: Iswadi Pratama

Baca juga: Kumpulan Puisi Sastra Tinggi

Post A Comment:

0 comments: