Keterangan

H.B. Jassin. Dimana berakhirnya mata seorang penyair?
Kau sudah lama sekali tahu, kuburan dia
Hanyalah nisan kata-katanya selama ini
Tentang mimpi, tentang dunia sebelum kau tidur

Terkadang kalau dia mau
Tulisannya hanya nasib jari yang lemah
Terkadang dia merasa aneh
Kalau anak bisa merasa kehilangan sesuatu

Seperti aku, dimana kata tak cukup buat berkata
Tertelungkup di bawah bakaran lampu seharian bernyala
Terkadang jemu terus melihat matahari
Pesiar, tanpa kawan berkejaran

Tanpa merasa tahu tentang apa
Dia menyeret langkahnya
Sampai dimana dia akan tiba
Tapi dengan jari kakinya ditulisnya sebuah sajak.

1955
Puisi: Keterangan
Puisi: Keterangan
Karya: Toto Sudarto Bachtiar

Baca juga: Kumpulan Puisi Terkenal Chairil Anwar

Post A Comment:

0 comments: