Catatan untuk Va

Katakan saja pada detak jarum jam jika kau inginkan aku
Katakan kepada hari sabtu atau minggu jika kau ingin menjadi sinar bulan
dan berdiamlah di sudut malam, menunggu malaikat datang
lalu lupakan arah menuju surga dan neraka, tanyakan saja sendiri
Apa kabar bibirmu? Apa kabar rambutmu? Apa kabar tubuhmu?
Apa kabar hari ini? Masihkah ada jantung hati?

Di sini ada lelaki dan perempuan sedang berebut kebebasan

Berlarilah mencari adegan drama tentang kekuasaan, tentang tragedi
atau pilihlah buah apel dan strawberry untuk menemani tidurmu.
Pasti mimpimu akan indah, seindah petani menanam benih padi dan
seindah satu plastik warna cabai. Matikan lampu atau menangis tersedu.

Di sini ada tentara bersenapan cinta dan berseragam lupa

Jika sore telah tiba, berdandanlah sebelum pergi ke pusat pertokoan
Pilih sendiri pakaian kesukaanmu dan aksesoris para pemalas,
malas untuk mati dan malas untuk hidup.

Di sini ada remaja sedang menikmati rembulan malam.

Tidurlah sebelum semuanya bicara masalalu dan hantu-hantu gentayangan
Tidurlah di sebelah telingaku agar kudengar nafas pagimu.

Di sini tak ada siapa-siapa kecuali cita-cita!

Jogja, 19 Maret 2011
Puisi: Catatan untuk Va
Puisi: Catatan untuk Va
Karya: Andy Sri Wahyudi

Baca Juga: Kumpulan Puisi Sungai
Loading...

Post A Comment:

0 comments: