Hizib Demonstran

dahagaku pada revolusi
ibarat imaji perpacaran
antusiasme libidinal orang-orang miskin
naifkan singgasana sultan

nadzarku kemudian
menakluk kota dan perempuan
ornamen aroganitas dan lembut diri

vandalisme mahabbahku kemudian
kan insyafkan para wali
tuk segera menyulut kencan
ataupun perang suci

(insya allah
tetapnya iman
arifkan makar dan pertunangan)

Puisi: Hizib Demonstran
Puisi: Hizib Demonstran
Karya: Amien Wangsitalaja

Baca juga: Kumpulan Puisi Romantis

Post A Comment:

0 comments: