Perempuan di Pagi Minggu

memandang perempuan di pagi minggu cerah
menyisir rumput yang masih berembun
hingga kedua betisnya basah
ia terus melangkah sampai ke tengah lapang
lalu menggerakkan kedua tangannya
kepalanya digoyang-goyangkan
membusungkan dadanya sampai menyembul
bukit-bukit yang kurindu hijaunya

kedua kakinya, ah, ia tinggikan
layaknya pesepakbola
ia terima kartu kuning
sebab di tanah lapang itu
"perempuan dilarang menaikkan kaki
tinggi-tinggi, seperti kuda hendak lari"

memandang perempuan berlari kecil
di pagi minggu yang cerah
dan para lelaki mendesah
rumput putri malu mati
embun berubah air
di betisnya...
19/12/2010
Puisi: Perempuan di Pagi Minggu
Puisi: Perempuan di Pagi Minggu
Karya: Isbedy Stiawan ZS

Baca Juga: Web Wisata Sederhana
Loading...

Post A Comment:

0 comments: