Motormu Jatuh Cinta pada Truk Kontainer

Setiap mahkluk hidup dan benda mati
punya kelamin, kata kekasihmu. Hewan,
tumbuhan, batu, bahkan besi sekalipun;
masing-masing berkelamin; laki-laki dan
perempuan. Mereka punya pasangan
sendiri-sendiri layaknya manusia. Mereka
kawin, punya anak, dan bahagia.

Motor yang kaupakai setiap hari untuk
bepergian memiliki pasangan. Ketika
kaukendarai, ia mencari-cari jodohnya
yang sedang berkeliaran. Matanya tak
henti berkeliaran, kadang menggoda motor
lain dengan tatapan atau lirikan nakalnya.

Kau tak tahu, motormu sedang sibuk
mencari-cari kekasihnya dengan rasa
yang telah lama mendamba. Seharusnya
kau paham kendaraan memiliki perasaan
halus dan dalam. Kadang mereka tak
mampu membendung luapan kebahagiaan
yang begitu besar untuk saling bertabrakan.

Tak jarang ada motor yang jatuh cinta
pada sedan, bus penumpang, atau truk
besar yang sedang melintas di jalan.
Saat bertemu jodohnya, kendaraan-
kendaran itu saling melaju kencang,
menyongsong kekasihnya untuk saling
berpelukan manja.

Sebagaimana manusia, mereka sering
pula terlibat cinta terlarang yang kadang
amat mencengangkan.

Begitu pula motormu yang terpikat
kejantanan truk kontainer raksasa,
membuat setangnya terlepas jauh dan
kedua pelaknya terlipat-lipat jadi angka
delapan saat mereka begitu menggebu
melesat tajam untuk saling berciuman;
begitu lekat dan menggairahkan.

Kau hanya sempat sadar sebentar
sebelum tubuhmu melambung tinggi
lalu terempas sangat kuat ke aspal,
dan akhirnya terkapar menggelapar-
gelepar dalam neraka.

Puisi: Motormu Jatuh Cinta pada Truk Kontainer
Puisi: Motormu Jatuh Cinta pada Truk Kontainer
Karya: Arafat Nur

Baca Juga: Kumpulan Puisi Ibu

Post A Comment:

0 comments: